Kuyakoloth

Metallica - One

nnnnn

hb

Crop Circle yang di sleman kalo dilihat dari atas mirip borobudur.

axnxdxrxe:

siapa ini yaaaa

Ini gambaran aku loh! Mirip ya sama dosen Kewarganegaraan kita..

axnxdxrxe:

siapa ini yaaaa

Ini gambaran aku loh! Mirip ya sama dosen Kewarganegaraan kita..

Bagaimana pilihanmu?

Saya punya pertanyaan. Saya membawa kamu ke ruangan super luas yang berisi orang-orang seperti kamu juga (orang-orang yang saya bawa dari suatu tempat). Ruangan itu cukup untuk 1000 orang, berfasilitas cukup, dan makanan minuman selalu tersedia. Anda tidak diperbolehkan membawa apa-apa selain pakaian dan Handphone. Di sana kamu akan saya bagikan brankas besar dan 7 buku kecil yang berisikan teka-teki super susah yang menggambarkan benda di dalam brankas tersebut. Hanya ada 1 buku teka-teki super susah yang menggambarkan dengan benar, 6 lainnya salah. Brankas itu dikunci dengan pengunci digital. Passwordnya terdiri dari 23 digit angka, simbol, dan huruf. Setiap brankas memiliki password yang berbeda. Setiap brankas memiliki isi yang sama. Jelas kamu tidak akan bisa membuka brankas itu tapi saya akan memberitahu passwordnya di penghujung acara melalui sms. Tidak ada yang tahu kapan penghujung acara itu selain saya. Dan di ruangan itu saya tidak akan menjawab satu pertanyaan pun.

Nah, pertanyaannya, apa yang akan anda lakukan di ruangan itu?

Setiap orang merasa dirinya lebih benar sehingga orang lain terasa menyimpang baginya.
Curhatan roh

Sebelumnya saya ada di ruang datar, abadi, dan jenuh. Saya ditawari keluar dari situ untuk pindah tempat. Ke tempat yang lebih baik atau lebih buruk itu tergantung tubuh yang saya tempati. Tubuh yang harus menjalani tugas-tugasnya dengan baik. Namun si tubuh tidak menyadari keberadaan saya. Dia hanya bergerak sesuai keinginannya. Sedangkan saya ada di dalamnya sebagai penghidup saja. Tak bisa berbuat apa-apa selain berharap. Berharap untuk pindah ke tempat yang lebih baik tentunya. Tapi tubuh bodoh ini mati begitu saja tanpa menghiraukan kekhawatiran saya. Betapa bahagianya si tubuh yang mati tenang setelah menjatuhkan saya ke tempat yang lebih buruk dari sebelumnya.

Mana yang jadi hiburan mu?

Erza Rahmawan misalnya. Dia mendadak tenar. Sepertinya hiburan mereka bukanlah sepak bola, tapi mereka terhibur dengan saling menghina. Sepak bola hanya pelarutnya saja. Saya tidak yakin sebagian besar pendukung persib mengerti sepak bola, saya juga tidak yakin kalau sebagian besar pendukung persija mengerti sepak bola. Mereka hanya mendukung kota tempat tinggalnya.

Persib yang mencetak gol, eh malah the jak yang viking pikirkan. Berfikir untuk menghina the jak. Disini pendukung jauh lebih sombong daripada para pemainnya. Seakan-akan mereka itu tidak tinggal di Indonesia. Mereka tinggal di Jakarta saja, atau di Bandung saja. Dikemanakan kata Indonesia di dalam kamus mu?

Akhirnya mereka saling anjing-menganjingi, pakampung-kampung, pengecut-pengecutan, tonjok-tonjokan, bunuh-bunuhan, seakan-akan mereka sedang perang untuk memerdekakan bangsanya. Apa yang mereka bela? Persib? Bandung? Hiburan?Nggak ada yang mereka bela selain kebodohan!